Memahami Ekologi Banteng di Ujung Barat Pulau Jawa: Disertasi Profesor Alikodra Tahun 1983
Institut Pertanian Bogor (IPB) telah berkontribusi kepada penelitian konservasi satwa liar sejak waktu yang lama. Seperti ditulis Kompas (14 Juli 1999) dalam artikel berjudul “Alikodra Intip Banteng ‘Ngerumpi,’” pengajar purnatugas Fakultas Kehutanan (Fahutan) IPB Profesor Hadi Sukadi Alikodra merupakan seseorang yang “selalu tampil di barisan …
Sebelum IPB Berdiri: Perkebunan di Darmaga pada Masa Kolonial
Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) di Darmaga tidak dapat dilepaskan dari sejarah perkebunan masa kolonial. Sebelum IPB dibangun pada awal dasawarsa 1960-an, area Darmaga semula merupakan perkebunan milik keluarga Belanda Van Motman. Perkebunan Darmaga milik keluarga Van Motman ini telah berdiri sejak abad 19. Namun, …
Mendokumentasi Keragaman Burung Kampus Darmaga: Riset Awal Bas van Balen pada 1980-an
Bas van Balen bukanlah nama asing dalam dunia ornitologi Indonesia. Ia dikenal telah menggeluti studi burung di negeri ini sejak masa awal merintis karier pada dasawarsa 1980-an. Ketika itu, Van Balen menulis tesis untuk meraih gelar MSc di Universiteit Utrecht dengan judul Comparison of Bird …
Pionir Publisistik di IPB: Pers Mahasiswa “Almamater” pada 1970-an
Institut Pertanian Bogor (IPB) dikenal memiliki almunus yang berkiprah dalam berbagai macam bidang. Salah satu di antara sekian bidang itu adalah publisistik. Sejak dulu hingga kini, IPB telah melahirkan talenta-talenta penting industri pers nasional Indonesia. Misalnya adalah Uni Lubis, Pemimpin Redaksi IDN Times yang merupakan …
Walet Jari Tiga: Riset Awal Penting dari Soekarja Somadikarta, Bapak Ornitologi Indonesia
Burung walet pada umumnya diketahui memiliki jari yang berjumlah empat. Akan tetapi, terdapat satu jenis dengan klasifikasi genus Aerodamus papuensis (sebelumnya terkenal sebagai Collocalia papuensis) yang menjadi “satu-satunya burung walet yang memiliki tiga jari” (Tarburton 2018: 126). Seperti namanya, walet Collocia papuensis ini memang endemik …
Menggagas Pendidikan Tinggi Pertanian pada Zaman Penjajahan: Volksraad dan Cikal Bakal IPB
Cikal bakal Institut Pertanian Bogor (IPB) tidak dapat dipisahkan dari kemunculan pendidikan tinggi pertanian di negeri ini. Seperti diutarakan Soekarja Somadikarta dkk, pendidikan tinggi pertanian Indonesia telah muncul sebelum IPB berdiri. “Pendidikan tinggi ilmu pengetahuan pertanian di tanah air kita ini sudah dimulai jauh sebelum …
Mengabdi untuk Pangan Negeri: Giat IPB dalam Penyuluhan Pertanian pada 1960-an
Kemerdekaan politik yang kita raih pada tahun 1945 ternyata tak sepenuhnya mengatasi tantangan yang muncul pada masa penjajahan. Seperti dituturkan dosen Departemen Agronomi Institut Pertanian Bogor (IPB) Ir. Djatijanto Kretosastro, M.Sc. kepada mahasiswanya. Indonesia pada awal dasawarsa 1960-an masih terjebak dalam persoalan pangan yang telah …
SEARCA dan Kiprah IPB di Panggung Pertanian Asia Tenggara
Dinamika pendidikan tinggi pertanian di Asia Tenggara mencatat momentum krusial pada pertemuan Southeast Asian Ministers of Education Secretariat (SEAMES) di Manila. Pada pertengahan dekade 1960-an, SEAMES mengadakan forum strategis. Prof. Dr. Toyib Hadiwijaya, selaku Rektor IPB dan Ketua Dewan Eksekutif SEAMEC Indonesia, hadir dengan visi …
Dekolonialisasi IPB: Meniti Identitas Pendidikan Tinggi (Bagian-4)
Lanjutan dari bagian 3. Berlangsungnya perubahan, sebagai hal yang mengiringi transformasi Universitas Indonesia (UI) di Bogor menjadi Institut Pertanian Bogor (IPB), terjadi karena komitmen para civitas kampus ini. Namun, faktor lain yang juga mesti diperhatikan ialah adanya eksistensi agensi di luar IPB yang turut hadir …
Dekolonialisasi IPB: Meniti Identitas Pendidikan Tinggi (Bagian-3)
Lanjutan dari bagian 2. Pendidikan tinggi kolonial bukanlah sesuatu yang asing di Bogor. Faculteit van Landbouwwetenschap, seperti yang telah disinggung pada bagian kedua sebelumnya, berkedudukan di kota ini. Setelah eksistensi fakultas tersebut berakhir pada tahun 1942, riwayat pendidikan tinggi di kota ini adalah cerita tentang …