Mengabdi untuk Pangan Negeri: Giat IPB dalam Penyuluhan Pertanian pada 1960-an
Kemerdekaan politik yang kita raih pada tahun 1945 ternyata tak sepenuhnya mengatasi tantangan yang muncul pada masa penjajahan. Seperti dituturkan dosen Departemen Agronomi Institut Pertanian Bogor (IPB) Ir. Djatijanto Kretosastro, M.Sc. kepada mahasiswanya. Indonesia pada awal dasawarsa 1960-an masih terjebak dalam persoalan pangan yang telah …
SEARCA dan Kiprah IPB di Panggung Pertanian Asia Tenggara
Dinamika pendidikan tinggi pertanian di Asia Tenggara mencatat momentum krusial pada pertemuan Southeast Asian Ministers of Education Secretariat (SEAMES) di Manila. Pada pertengahan dekade 1960-an, SEAMES mengadakan forum strategis. Prof. Dr. Toyib Hadiwijaya, selaku Rektor IPB dan Ketua Dewan Eksekutif SEAMEC Indonesia, hadir dengan visi …
Dekolonialisasi IPB: Meniti Identitas Pendidikan Tinggi (Bagian-4)
Lanjutan dari bagian 3. Berlangsungnya perubahan, sebagai hal yang mengiringi transformasi Universitas Indonesia (UI) di Bogor menjadi Institut Pertanian Bogor (IPB), terjadi karena komitmen para civitas kampus ini. Namun, faktor lain yang juga mesti diperhatikan ialah adanya eksistensi agensi di luar IPB yang turut hadir …
Dekolonialisasi IPB: Meniti Identitas Pendidikan Tinggi (Bagian-3)
Lanjutan dari bagian 2. Pendidikan tinggi kolonial bukanlah sesuatu yang asing di Bogor. Faculteit van Landbouwwetenschap, seperti yang telah disinggung pada bagian kedua sebelumnya, berkedudukan di kota ini. Setelah eksistensi fakultas tersebut berakhir pada tahun 1942, riwayat pendidikan tinggi di kota ini adalah cerita tentang …
Dekolonialisasi IPB: Meniti Identitas Pendidikan Tinggi (Bagian-2)
Lanjutan dari bagian 1. Perubahan datang dari suatu keadaan lama yang coba diubah. Salah satu persoalan mendasar dari pendidikan tinggi yang diadakan oleh Belanda di Indonesia ialah hanya berfokus untuk melahirkan pegawai administratif (klerikal) dari negara kolonial. Seperti dicatat oleh Mochtar Buchori dan Abdul Malik …
Dekolonialisasi IPB: Meniti Identitas Pendidikan Tinggi (Bagian-1)
Institut Pertanian Bogor (IPB) didirikan pada tahun 1963. Kampus ini menjadi wujud transformasi Universitas Indonesia (UI) di Bogor, yaitu Fakultas Pertanian dan Kedokteran Hewan, yang mana kedua fakultas tersebut telah berdiri sejak lebih dari satu dekade sebelumnya. Meskipun demikian, transformasi tersebut bukan sekedar sebuah pemisahan …
Sportivitas dan Kebersamaan: Olahraga dalam Rangkaian Dies Natalis IPB
Dies Natalis merupakan tradisi yang merekam jejak panjang perjalanan suatu perguruan tinggi. Bagi Institut Pertanian Bogor (IPB), Dies Natalis bukan sekadar perayaan ulang tahun, melainkan ruang refleksi sekaligus pengikat kebersamaan sivitas akademika. Sejak resmi berdiri pada 1 September 1963, IPB konsisten menyemarakkan Dies Natalis dengan …
Kilas Balik Orientasi Mahasiswa Baru IPB Era 1960–1970an
Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) merupakan sebuah tradisi penting yang menandai awal perjalanan mahasiswa di perguruan tinggi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang orientasi, tetapi juga merefleksikan dinamika sosial dan budaya kampus yang terus berkembang. Berbagai aktivitas dan atribut khasnya menghadirkan suasana meriah di …
Prof. Aman Wirakartakusumah & Kolaborasi dalam Bidang Edukasi
Prof. Ir. M. Aman Wirakartakusumah, M.Sc., Ph.D., adalah salah satu tokoh penting dalam pengembangan ilmu dan teknologi pangan di Indonesia. Ia lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 30 Juli 1947. Prof. Aman Wirakartakusumah menempuh pendidikan sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB), tepatnya di Fakultas Teknologi …
Dari Faperikan ke FPIK IPB: Lentera Keilmuan Bahari di Indonesia
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) merupakan salah satu dari lima fakultas pertama di lingkungan kampus IPB University. Pada awal pendiriannya, FPIK IPB masih bernama Fakultas Perikanan (Faperikan). Gagasan untuk mendirikan Fakultas Perikanan sudah dimulai sejak 1960. Hal ini diawali dengan pembentukan Panitia Penyelenggara Jurusan …