Membina Hubungan Almamater dengan Alumni: Pendirian Himpunan Alumni IPB pada Tahun 1970

Membina Hubungan Almamater dengan Alumni: Pendirian Himpunan Alumni IPB pada Tahun 1970

Membina Hubungan Almamater dengan Alumni: Pendirian Himpunan Alumni IPB pada Tahun 1970

Sejak berdiri pada tahun 1963, Institut Pertanian Bogor (IPB) telah memiliki kesadaran untuk dapat membentuk sebuah asosiasi alumni. Seperti disampaikan sosiolog Howard Beers (1971: 18), asosiasi alumni ini memiliki arti penting untuk IPB agar dapat “menghubungkan kampus dengan masyarakat, provinsi, dan sampai taraf tertentu hingga bangsa.” Harapan ini kemudian bermuara dengan dibentuknya Himpunan Alumni IPB (HA-IPB) pada tahun 1970.

Riwayat pendirian HA-IPB sendiri berawal dari pertemuan Malam Almamater pada 5 September 1970, yaitu salah satu rangkaian peringatan Hari Sardjana dan Dies Natalis Ke-7 IPB (Manuwoto dkk 2024: 612-14). Pertemuan tersebut dihadiri oleh kurang lebih 250 alumni dengan agenda utama untuk mendiskusikan percepatan kontribusi alumni IPB di dalam pembangunan nasional. Untuk mencapai tujuan itu, maka diskusi mencetuskan ide agar dapat dilakukan upaya memperkuat komunikasi alumni dengan kampus dan juga komunikasi di antara alumni itu sendiri.

Himpunan Alumni IPB
Gambar 1. Rapat persiapan Malam Alumni tahun 1970 (Sumber: Manuwoto dkk 2024: 613)

Ide tersebut kemudian langsung disambut dengan langkah merumuskan pembentukan HA-IPB. Upaya perumusan ini dipimpin oleh dewan formatur yang dibentuk dalam pertemuan Malam Almamater itu juga. Secara aklamasi, pertemuan menunjuk dewan formatur yang beranggotakan Ir. H. Prijono Hardjosentono (PN Perhutani), Ir. Yos Sutyoso (Bappenas), dan drh. Emir A. Ananda Siregar (Biro Alumni IPB). Dengan kepemimpinan dewan formatur tersebut, proses awal pendirian HA-IPB telah dimulai.

Himpunan Alumni IPB
Gambar 2. Dewan formatur HA-IPB pada tahun 1970, dari kiri ke kanan adalah Ir. Yos Sutyoso, Ir. H. Prijono Hardjosentono, dan drh. Emir A. Siregar (Sumber: Manuwoto dkk 2024: 613)

Sebagai tindak lanjut, dewan formatur melakukan rapat pada 8 September 1970. Dalam rapat ini, dilahirkan rumusan penting terkait struktur dan tujuan himpunan (Manuwoto dkk 2024: 614). Rapat memutuskan bahwa Pengurus Harian HA-IPB terdiri dari dua unsur, yaitu Dewan Penyantun dan Sekretariat. Sebagai tujuan himpunan, dinyatakan bahwa HA-IPB didirikan untuk “membina para alumni untuk dapat menunaikan tugasnya sebagai sarjana sesuai dengan cita-cita almamater dengan jalan membina hubungan almamater dengan alumni dan antara alumni sesamanya.”

Akhirnya, dewan formatur dan Dewan Penyantun HA-IPB mengesahkan Anggaran Dasar himpunan pada 14 Desember 1970 (Manuwoto dkk 2024: 615). Di dalam agenda pengesahan ini juga dilakukan serah terima kepemimpinan dewan formatur kepada Ketua Dewan Penyantun HA-IPB yaitu Drs. H. Mashud Wisnusaputra (Deptan Jakarta). Hal ini kemudian menandai berdirinya HA-IPB secara resmi.

Himpunan Alumni IPB
Gambar 3. Anggaran Dasar HA-IPB ketika berdiri tahun 1970 (Sumber: Manuwoto dkk 2024: 617-18)

Seperti dicatat Syafrida Manuwoto dkk (2024: 619), penginventarisasian data aktivitas alumni di berbagai daerah adalah inisiatif penting yang telah dilakukan HA-IPB selama dasawarsa 1970-an. Selain itu, HA-IPB juga telah mempelopori kegiatan reuni alumni IPB. Hal ini dilakukan HA-IPB dengan menyelenggarakan reuni alumni IPB pertama pada 6 hingga 9 Oktober 1976. “Kegiatan reuni alumni pada tahun 1976 menjadi tonggak penting dalam perkembangan Himpunan Alumni IPB, beberapa kesepakatan diambil pada pertemuan ini untuk menciptakan Himpunan Alumni IPB yang lebih terkoordinasi,” sebut Manuwoto dkk (2024: 619) untuk menggambarkan arti penting kegiatan reuni tersebut.

Pendirian HA-IPB pada tahun 1970 merupakan langkah penting yang menandai usaha untuk membina hubungan almamater dengan alumni. Namun, lebih dari itu pendirian HA-IPB juga menjadi jawaban untuk harapan agar IPB dapat berkontribusi secara maksimal terhadap pembangunan nasional. Seperti disebutkan Howard Beers (1971: 249), selama dasawarsa 1960-an IPB telah memberikan banyak pengaruh bagi perkembangan pertanian Indonesia dengan posisi penting yang dipegang para alumninya. Pendirian HA-IPB dengan demikian memperkuat ikatan di antara para alumni IPB untuk dapat semakin berkontribusi di dalam pembangunan.

Referensi

Beers, Howard W. 1971. An American Experience in Indonesia: The University of Kentucky Affiliation with the Agricultural University of Bogor. Lexington: The University Press of Kentucky.

Manuwoto, Syafrida, Syafitri Hidayati, Rizky Amelia. 2024. Sejarah Perjalanan Institut Pertanian Bogor Sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi Pertanian, 1963-2018: Sejarah Kemahasiswaan IPB. Bogor: IPB Press.

Rahman C. Adiatma, Staf edukator Museum dan Galeri IPB Future